PENDAHULUAN
Pada bagian ini dibicarakan hal-hal mendasar yang akan dipakai dalam bab bab selanjutnya. Pertama kita akan membahas protokol TCP/IP dengan penekanan pada konsep TCP/IP internetworking, kemudian kita juga mengulas dasar dasar yang digunakan dalam membentuk jaringan TCP/IP, termasuk didalamnya IP Address, routing dan name service. Dan yang terakhir adalah review konfigurasi perangkat keras yang ?diperlukan dalam mensetup jaringan.
1. Objektif
Setelah mengikuti session ini, para peserta tutorial diharapkan dapat:
• Mengerti apa itu protokol TCP/IP dengan penekanan pada konsep TCP/IP dan implementasinya pada internetworking,
• Memahami dasar-dasar yang digunakan dalam membentuk jaringan TCP/IP, termasuk didalamnya IP Address, routing dan name service.
• Mengetahui konfigurasi perangkat keras yang diperlukan dalam ?membangun sebuah jaringan.
2. Pokok Bahasan
1. Konsep TCP/IP Internetworking
2. Dasar-dasar Pembentukan Jaringan
3. Review Instalasi Jaringan
Download artikel lengkap
http://www.ziddu.com/download/4595062/PendahuluanKonsepTCP_IP.pdf.html
TROUBLESHOOTING
TCP/IP
1. Memeriksa Sambungan
Kasus (1):
User tidak bisa melakukan telnet atau ftp ke remote host. Sebelumnya pernah bisa ?dilakukan dan berhasil.
Troubleshooting:
1. Dengan host name yang diberikan user, ping remote host tersebut dengan komputer lain.
2. Jika berhasil, ping dari mesin user.
3. Jika berhasil, maka kemungkinan kesalahan pada konfigurasi applikasi tertentu yang dipakai user tersebut.
4. Jika konfigurasinya sudah benar, kemungkinan aplikasi tersebut tidak diaktifkan di remote host atau mungkin remote host sedang down. Untuk ini hubungi administrator remote host tersebut.
5. Jika ping dari mesin user gagal, sementara dari mesin Anda berhasil, kemungkinan kesalahan pada konfigurasi sistem user.
6. Perhatikan path ke remote host. Bandingkan path dari mesin Anda dengan path ?dari mesin user.
7. Jika ping dari mesin Anda gagal demikian juga dari mesin user, perhatikan pesan ?kesalahannya:
Pesan “unknown host”:
?1.? Nama remote host tidak dapat diterjemahkan (resolving) ke dalam IP address. ?Kemungkinan kesalahan pada DNS baik local server ataupun remote server.
?2.? Ping langsung dengan memakai nomor IP address. Jika berhasil, maka problem ?terletak pada DNS (Domain Name Service).
?3.? Gunakan nslookup untuk memeriksa informasi di DNS.
?4.? Jika ping gagal, kemungkinan pada jaringan antara host anda dengan remote ?server terdapat problem.
Pesan “network unreachable”
1.? Local host tidak memiliki route ke remote host.
2.? Gunakan netstat untuk mengecek tabel routing.
3.? Jika rute ke remote host tidak ada di tabel routing, perbaharui tabel tersebut ?dengan menambahkan rute baru ke remote host.
4.? Jika masih belum, cek default gateway untuk routing.
Download artikel lengkap
SocialVibe